Archive for 2012

Membuat Hotspot Gratis

Langkah awal periksa apakah Perangkat anda mempunyai Hardware Wifinya heheheee... Jaman sekarang kalo gak ada Wifinya gak keren Setiap Notebook pun di bekali dengan perangkat jaringan ini. Ikuti langkah langkah langkah berikut ini

  1. Buka Command promt (Win + R)
  2. Ketikkan CMD
  3. Ketikkan netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid="garduino hotspot" key=satusatu Enter
  4. Ketikan netsh wlan start hostednetwork Enter
  5.  Selesai
  6. Lihat di taskbar Bagian jaringan Ada jaringan hotspot dengan nama garduino hotspot
 Jika masih bingung lihat pada gambar di bawah ini

Win+R

Command Pembuatan

Hotspot garduino belum ada jaringan

Nah sekarang kita pergi ke Control Panel\Network and Internet\Network Connections
Pilih Jaringan yang akan di share. Disini saya memakai jaringan Tsel Dari modem Huawei
Properties Modem GSM

Buka properties lihat gambar klik sharing centang Allow other network user to connect bla...bla...
di home network connection pilih wireless network connection 2 jangan yang lain lalu Ok

Selesai deh Hotspot Gratis tanpa modal

Selanjutnya terserah anda, apa saja ingin di sharing dari Hotspot yang telah anda buat selamat berkarya


Koneksi Internet

Koneksi dengan Android
Jumat, 20 April 2012
Posted by Trigger

Resistor SMD

Resistor SMD adalah sebuah resistor yang berbentuk persegi panjang dengan design mini yang biasa dalam pemasangannya hanya menempel di PCB dalam bahasa jawanya (Surface Mount Device), banyak di gunakan di perangkat elektronik kecil misalnya Handphone, Modem, Notebook dll. Penandaan nilai resistansinya dicetak dengan harga numerik dengan kode yang mirip dengan kondensator kecil. Resistor toleransi standar ditandai dengan kode tiga digit, dimana dua digit pertama merupakan informasi dua nilai / harga resistansi, dan digit ketiga merupakan pengali (lebih mudahnya adalah merupakan jumlah nol yang ditambahkan setelah dua digit resistansi).




Dalam pengkodean untuk SMD resistor ada tiga macam yaitu :

  1. Untuk SMD resistor 5 % dengan angka tiga digit.   
  2. Untuk SMD resistor 1% dengan menggunakan angka 4 digit.  
  3. Untuk SMD resistor 1% dengan menggunakan kombinasi duadigit angka dan satu digit huruf.

    SMD Resistor 5% menggunakan 3 digit angka
    Cara membacanya adalah sebagai berikut :
    ANGKA 1 = Menunjukan angka pertama
    ANGKA 2 = Menunjukan angka kedua
    ANGKA 3 = Menunjukan angka multiplier
    Contoh :
    103 Angka digit pertama = 1, angka digit kedua = 0 dan angka digit ketiga = 103. Sehingga nilainya adalah 10000 Ω atau 10 K Ω dengan toleransi 5%
    224 Angka digit pertama = 2, angka digit kedua = 2 dan angka digit ketiga = 104. Sehingga nilainya adalah 22000 Ω atau 220 K Ω dengan toleransi 5%

    SMD Resistor 1% menggunakan 4 digit angka
    Cara membacanya adalah sebagai berikut :
    ANGKA 1 = Menunjukan angka pertama
    ANGKA 2 = Menunjukan angka kedua
    ANGKA 3 = Menunjukan angka ketiga
    ANGKA 4 = Menunjukan angka multiplier
    Contoh :
    2734 Angka digit pertama = 2, angka digit kedua = 7, angka digit ketiga = 3 dan angka digit keempat = 104. Sehingga nilainya adalah 2730000 Ω atau 2,73 M Ω dengan toleransi 1%
    1352 Angka digit pertama = 1, angka digit kedua = 3, angka digit ketiga = 5 dan angka digit ke empat = 102 Sehingga nilainya adalah 13500 Ω atau 13,5 K Ω dengan toleransi 1%

    SMD Resistor 1% menggunakan 2 digit angka dan 1 digit huruf
    Cara membacanya :
    2 angka didepan menunjukan kode Nilai resistor berdasarkan tabel dibawah ini, sedang huruf menunjukkan faktor pengali / multiplier yang ditunjukan pada tabel dibawah ini (tabel dibawahnya)
    Tabel kode angka SMD 2 digit angka dan 1 digit huruf
    Code Value Code Value Code Value
    01 100 17 147 33 215
    02 102 18 150 34 221
    03 105 19 154 35 226
    04 107 20 158 36 232
    05 110 21 162 37 237
    06 113 22 165 38 243
    07 115 23 169 39 249
    08 118 24 174 40 255
    09 121 25 178 41 261
    10 124 26 182 42 237
    11 127 27 187 43 274
    12 130 28 191 44 280
    13 133 29 196 45 287
    14 137 30 200 46 294
    15 140 31 205 47 301
    16 143 32 210 48 309
    Code Value Code Value Code Value
    49 316 65 464 81 681
    50 324 66 475 82 698
    51 332 67 487 83 715
    52 340 68 499 84 732
    53 348 69 511 85 750
    54 357 70 523 86 768
    55 365 71 536 87 787
    56 374 72 549 88 806
    57 383 73 562 89 825
    58 392 74 576 90 845
    59 402 75 590 91 866
    60 412 76 604 92 887
    61 422 77 619 93 909
    62 432 78 634 94 931
    63 442 79 649 95 953
    64 453 80 665 96 976

    Tabel kode huruf untuk SMD Resistor 1%
    Letter Multiple Letter Multiple
    F 100000 B 10
    E 10000 A 1
    D 1000 X atau S 0,1
    C 100 Y atau R 0,01

    Contoh :
    22A Pada tabel angka sebelah kiri dapat dibaca untuk 22 menunjukan nilai 165 dan huruf A pada tabel Kode huruf (sebelah kanan) adalah 1 X, maka nilai dari resistor tersebut adalah 165Ω dengan toleransi 1%
    68C Pada tabel angka sebelah kiri dapat dibaca untuk 68 menunjukan nilai 499 dan huruf C pada tabel Kode huruf (sebelah kanan) adalah 100 X, maka nilai dari resistor tersebut adalah 49900Ω atau 49,9 K Ω dengan toleransi 1%
    Selasa, 03 April 2012
    Posted by Trigger

    H-Bridge 10A With Tr2955/3055

    Iseng-iseng akhirnya jadi hoby emang dari kecil sukanya utak atik elektronik sayangnya waktu di STM gak lulus masuk Teknik Elektro akhirnya Masuk ke Teknik Listrik di sekolah swasta. Gak pernah lepas dari urusan elektro dan Elektrik sampe sekarang bekerja di sebuah perusahaan Plat Merah BUMN tapi sayangnya hanya di Sub. Bagian Teknik yang di kelola oleh Koperasi setempat sejak tahun 2006 akhir sampe sekarang 2012... Alhamdulillah saya akhirnya memutuskan untuk kuliah di perguruan tinggi swasta di bidang komputer emang gak pernah lepas dari elektro dan elektrik. hahaha... ini ada sebuah rangkaian penguat arus untuk sebuah motor DC yang saya dapat dari internet dan di modifikasi karena rangkaian yang saya dapat banyak yang salah saat di praktekkan lihat gambar di bawah ini yang merupakan skematik dari H-Bridge yang menggunakan 2 pasang Transistor 2955/3055

    Schematic TR 2955/3055
    Dan ini letak komponen yang di coba menggunakan Breadboard

    Breadboard H-Bridge 10A

    Untuk video ada juga sih cuma terlalu besar 21MB untuk di upload lain kali aja deh tak upload. Driver H-Bridge ini di aplikasikan untuk motor DC gearbox yang membutuhkan arus yang kuat kaya gambar ini nih

    Motor DC gearbox 6VDC
     

    Motor dc di atas pernah di coba di driver L298N yang pernah saya beli namun gak mampu untuk di bebani 2 motor yang sama dan akhirnya di buatlah driver H-Bridge 10A selamat mencoba
    Minggu, 25 Maret 2012
    Posted by Trigger

    Pemograman Web Part.1

     Mata kuliah Pemograman web pertemuan pertama Tanggal 13 Maret 2012
    • Program adalah kumpulan intrucstureset yang akan di jalankan oleh pemproses yaitu berupa software
    • Pemrograman adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (bug) dan memelihara kode untuk membangun sebuah program komputer
    • WEB adalah sebuah sistem dokumen hypertext yang dapat di akses melalui Internet
    • Website adalah Sejumlah halaman web yang memiliki topik saling terkait terkadang disertai pula dengan berkas-berkas seperti gambar,video dan berkas lainnya
    • Design Web adalah Jenis design grafis yang di tujukan untuk pengembangan dan style obyek lingkungan informasi internet untuk menyediakan dengan fitur konsumen high-end dan kualitas mereka

    Syarat-syarat web yang adalah
    • User Friendly
    • Mempunyai sistem navigasi yang memudahkan user menuju link di inginkan
    • Design Grafik yaitu sebuah tampilan website yang membuat user betah untuk membaca artikel
    • Kompatibel yaitu sebuah website yang mampu di pakai di berbagai web browser seperti Mozilla Firefox, safari, Google Chrom dll
    • Waktu Panggil merupakan kecepatan dalam hal pemanggilan sebuah website yang baik adalah website yang ringan sehingga loading cepat
    • Fungsionality yaitu website yang mempunyai artikel-artikel sesuai dengan fungsinya misalnya sebuah website pendidikan harus berisi artikel-artikel tentang pendidikan
    • Interaktif yaitu di mana website mempunyai menu-menu di mana user dengan admin dapat saling berhubungan sebagai contoh yaitu sebuah kotak komentar, Plugin Yahoo Messenger, Chatbox dll
    Ok sekian dulu kawan ini yang saya dapat di semester 6 di pertemuan pertama bersama dosen Yahya... 
    Selasa, 20 Maret 2012
    Posted by Trigger

    Mainboard Arduino Mega1280

    Arduino Mega adalah sebuah sebuah papan mikrokontroller yang menggunakan chip ATMega 1280. Mainboard ini memiliki 54 Pin Digital input/output, 14 Pin PWM, 16 Pin Analog dan 4 UART. Arduino mega 1280 memiliki semua yang dibutuhkan dalam dunia mikrokontroller kita hanya perlu menghubungkan power supply dari 7VDC sampai 12VDC maksimal karena jika lebih dari tegangan yang disarankan besar kemungkinan Arduino Anda akan rusak. Board ini juga telah menyediakan Port USB, Jack Power Female,header ICSP (In-Circuit Serial Programming) dan Tombol reset untuk lebih jelasnya baca spesifikasi di bawah ini:
    MikrokontrolerATmega1280
    Operasi Tegangan5VDC
    Tegangan input (disarankan)7-12VDC
    Input Voltage (batas)6-20VDC
    Digital I / O Pins54 Pin (dari 14 yang memberikan output PWM)
    Analog Input Pins16 Pin
    Arus DC I / O Pins40 mA
    Arus DC Pin 3.3V50 mA
    Flash Memory128 KB dari yang 4 KB digunakan oleh bootloader
    SRAM8 KB
    EEPROM4 KB
    Clock Speed16 MHz


    Ini dia penampakannya keren toh warna biru

    Sebenarnya MB ini sudah lama beli di Histla Robotic namun komponen yang lain belum bisa di beli karena dananya kurang hehehe, maklum Angsuran motor belum kelar, bayar kuliah belum lagi jajannya. Rencananya mau di bikin robot line follower untuk pemula seperti saya emang cocok banget la wong saya ini buta dan tuli dalam hal ginian apa lagi dalam hal programingnya weh...weh...weh... orak mudeng. Alhamdulillah dapat rejeki lagi lebih jadi saya belikan komponen yang lainnya seperti motor dc, Sensor Garis, Roda Singel, dan Driver Motor DCnya ini penampakkannya gan

    Sensor Line Follower, Roda Singel dan Driver Motor DC(ngBON)

    Motor DC kiriman Klinik Robot
    Dengan berbahagia hati menyambut kedatangan mereka dan mulailah memusingkan kepala untuk belajar programming mikrokontroller tanpa ada pembimbing satu pun. Sebelum mulai programing test komponen-komponen dulu karena itu penting untuk masa garansinya, komponen satu per satu di cek dan tidak ada satu pun kendala yang menciutkan hati, mulailah belajar programing dengan pemilik toko histla robotik di mulai dari programing motor dc didapat listing program yang sederhana maju-mundur tapi kenapa motor yang kiri tidak berputar secepat seperti yang kanan disini mulai memanas otakku. Berkali-kali mengganti source codenya tetap saja motor kiri berputar dengan lambat, Tak coba googling Spesifikasi komponen Driver motor Cukup besar arus yang di hasilkan dan ketika membaca spesifikasi motor DCnya wowww....keren ternyata harus memakai daya sebesar 6Ampere ya gak kuat drivernya la wong drivernya maksimal 4 ampere orak dadi meneh "Rencana hanyalah rencana,Allah lah yang menentukan"
    Senin, 19 Maret 2012
    Posted by Trigger
    Tag :

    Burung Kacer

    Kunci dalam bermain Kacer di lapangan adalah rawatan harian. Kenapa ?? Seperti yang sering saya ulas yang penting kita atur adalah mental,emosi dan birahi Kacer.

    Burung fight seperti Kacer memang diibaratkan petarung yang harus komplit memiliki, mental ,stamina n killing punch.....
    mental kurang = mbagong
    stamina kurang = mbagong (awal kerja separoh jln mbagong)
    killing punch = ga menang (ngerol aja ga punya tembakan,puayaahhh....)

    Makanya sering muncul istilah “jalani rawatan pemilik sebelumnya”,
    menjadi solusi singkat walau belum tentu jitu. Kenapa ?? Apakah kita yakin betul dengan rawatan pemilik sebelumnya Kacer tersebut telah
    stabil, atau hanya kebetulan saja pada saat tersebut dia mau nampil.

    Jadi main kacer yang terpenting adalah 3 point ;

    1. Membaca dan memahami karakter Kacer kita (ini dibutuhkan pengamatan yang perlu waktu & kesabaran)
    2. Rawatan Harian adalah fooding,kandang dan tangkringan,mandi & jemur juga banyak yang menggunakan Umbaran
    3. Rawatan/Setting Lapangan

    A. RAWATAN HARIAN

    Penjemuran

    Kacer harus di jemur rutin setiap hari agar lebih fit & mempunyai nafas yang lebih panjang.
    Durasi Jemur bisa naik secara bertahap setiap minggunya

    contoh :
    minggu 1 jemur dari jam 8 s/d jam 10
    minggu 2 jemur dari jam 10 s/d jam 10.30
    dst sampai ketika di jemur lama tidak buka mulutnya

    Ketika penjemuran dilakukan coba keluarkan semua pakannya,karena Ini gunanya untuk menambah tebal suaranya.Setelah selesai dijemur taruh kandangditempat yang teduh untuk diangin-anginkan sampai mulutnya tidakmangap lagi kemudian masukan dahulu Voernya pasti dia akanmemakan karena selama penjemuran kcaer tersebut tidak makansama sekali.
    Kenapa Voernya dahulu yang diberikan adalah supaya sewaktumemakan voernya ikut tertelan juga lendir kering yang ada dikerongkongannya.Setelah memasukan Voer makanannya selama 15 menit baru masukan air minumnya. larutan bagus diberikan berguna untuk
    kejernihan suara burung tsb. Kalau air Larutan tersebut diminum sampai habis baru kita ganti
    dengan air putih sampai esok pagi.


    Mandi
    Yang mendasar mandi berguna utk menstabilkan birahi/emosi,jadi pada dasarnya kita biasakan Kacer tsb mandi setidak-tidaknya 1x setiap harinya. Efek lain dari mandi adalah sedikit mengurangi kelelahan kacer dan mengurangi emosi.
    Tapi banyak juga yang kacernya kurang ngedur memandikan Kacernya berapa hari sekali ini agar birahi nya naik karena panas badannya.

    Tips :
    Ane lebih suka mandikan kacer malam ini salah satu solusi juga untuk mengurangi/menghilangkan mbagong,bagusnya menggunakan air dingin
    Pada saat mandi itulah kita berikan EF dan membersihkan kandangnya.

    Ekstra Fooding

    Buah
    Buah bagus dibiasakan untuk kacer yang berfungsi untuk menurunkan birahi & menajamkan suara

    Buah yang biasa dipakai buat kacer ;

    Pepaya, Lebih sering diartikan untuk menurunkan birahi (walau tidak signifikan)

    Apel, Biasanya digunakan untuk menajamkan suara (walau tidak signifikan) dan membikin suara menjadi lebih jernih.

    Pisang
    Belum pernah coba neh,bikin kacer gemuk..?
    Kacer ane ga kebagian terus karena keseringan ane bikin pisang goreng

    Jangkrik
    Sudah menjadi rahasia umum bahwa jangkrik digunakan utk power suara Kacer tp ini bisa menaikkan birahi...Untuk harian jangan diberikan terlalu banyak agar terjaga birahinya.
    Menjelang lomba baru di naikan karena lomba memerlukan energi extra

    Contoh ane berikan, bisa diterapkan sbb :

    Persiapan kacer ke lomba :
    1. Jangan sampai ketemu dgn Kacer,MB
    2. Pagi dimandikan setelah itu masuk kdg umbaran n latih terbang +/- 200 x
    3. Jemur sekuatnya
    4. Setelah dimandikan sore/malam masuk kdg harian
    5. EF mulai masuk minggu terakhir ditingkatkan

    contoh :
    Senin pagi jangkrik 5 , sore jangkrik 5
    Selasa pagi jangkrik 6 , sore jangkrik 6
    Rabu 7-7 + Ulat Hkg
    Kamis 8-8 + Ulat Hkg - pindah ke sangkar lomba s/d sabtu
    Minggu EF kembali normal 5-5 cuma di tambah Ulat Hkg
    6. Turun yg ke 2 lihat performa main pertama tadi baru di tambah EF secukupnya (Jangkrik+Ulat Hgk)
    7. Kalau tidak jalan atau mbagong/kuda laut jual saja segera (bercanda bro)

    Tips :
    Ane pribadi menyukai settingan rendah utk jangkrik pada hariannya, kalau bisa maksimal 3-4 ekor/hari. Teknisnya disesuaikan dengan aktifitas kita, bisa dilakukan dengan pemberian
    sekaligus atau diatur 2x pemberian. Yang terpenting kita coba biasakan dengan kebiasaan dan kesanggupan kita. Untuk Kacer yang mbagong baik di poloskan dulu saja atau diberikan
    jangkrik hanya 1x1 saja/harinya jangrik terbanyak yang pernah ane tahu sekitar 120 ekor,ini
    diberikan H-1

    Cacing
    Cacing bisa diberi untuk menurunkan efek birahi pada Kacer. apa cacing diberikan bisa untuk membongkar lagu pada Kacer (seperti pada MB) ane belum ada waktu untuk penelitiannya neh

    Tips :
    Usahakan cacing di hapus dari harian kecuali Kc yang kita miliki adalah KC muda, karena KC muda rata-rata memiliki birahi yang LABIL dan cenderung di bawah standar.

    EF Lainnya
    Kroto,Untuk membuat kacer gacor & birahi naik jd lebih neken ketika di adu.
    Ane rasa semua kacer itu awalnya pasti atau kebanyakan mengkonsumsi kroto yang di campur dengan voor nya,betul ganeh...?
    kalau tidak pasti deh uth kacer ga doyan voor... jadi ini kebiasaan yang digunakan saja,kacer tanpa kroto lebih hemat biaya banyak lho & banyak kacer yg moncer tanpa kroto....
    Kalau ane sih sering nyoba2 jadi semua kacer ane pasti doyan kroto & untungnya tidak mbagong...

    Ulat Bambu (UB),
    Biasa diberikan 1-3 ekor di lapangan ketika di adu kacernya nubruk2 sangkar/ngejeruji alias kegalakan. UB berfungsi untuk menurunkan birahi,jadi ini juga salah satu
    trik agar kacer tidak mbagong ketika di adu,tp ini balik kekarakter
    kacer ente masing2 yach

    Ulat Hongkong (UH),
    sebaiknya jangan menggunakan UH sebagai EF harian karena UH
    memiliki efek (emosi)/panas tubuh yang instan. baik diberikan ketika hari hujan tidak ada panas,menjelang lomba ini biasa ane berikan 1-2 sesi sebelumnya,takaran bisa 10-20 ekor

    B. Kandang dan Tangkringan

    Kandang Harian
    kita pilih yang mudah dibersihkan biasa menggunakan sangkar kotak/tempe ukuran bisa 40x40x70,40x45x70 dsb
    Biasakan bersihkan setiap hari agar kacer tidak gampang terkena kutu dan rumah kita tidak bau,kotoran kacer cukup menyengat hidung lho....

    Kandang Lomba
    Sesuaikan dengan kocek anda saja....

    Tangkringan
    Sesuaikan dengan gaya main nya & pastikan dalam memasang tangkringan ekor jangan sampai terkena kandang agar tidak patah bulu ekornya.

    Model Sejajar
    Bisa digunakan secara bertingkat sejajar untuk kacer dengan gaya naik-turun lincah sambil mengkibas-kibaskan ekor,goyang mang....

    Model Palang
    Tangkringan palang bisa dipakai untuk kacer yang tidak terlalu banyak bergaya cenderung agar lebih nancap/nagen.

    Model 3 tangkringan
    Ane dapat dari bangka,biasa 2 dibawah,1 di atas (tengah2) salah satu cara agar kacer main tidak turun ke bawah.

    C. Rawatan Mabung
    - Jangan dimandikan,
    - Full kerodong,
    - Bersihkan kandang 2-3 hari sekali
    - Saat yang tepat untuk rubah/reset settingan
    - Saat tepat untuk memaster kacer
    - EF normal harian saja

    Selesai Mabung
    - Mulai mandikan
    - Terus di master
    - EF di biasakan kembali
    - Ketika bulu sudah full semua baru pelan2 di jemur lagi
    - Krg lebih 1 bulan full jemur tunggu bulu tuaan,baru mulai di lombakan kembali

    Tips tambahan :
    - Dirumah jangan saling lihat kalau kacer lebih dari 1
    - Dirumah taruh dekat dengan burung2 Master
    - Dirumah jangan dekat2 burung2 type Fighter lainnya seperti MB/TL
    - Dilapangan juga jangan gantung dekat2 Kacer,MB lebih baik agak menjauh agar lebih hemat energiny ga koar2 duluan...
    Jumat, 02 Maret 2012
    Posted by Trigger

    DataBase Prolog

    domains
    penyakit = string
    gejala = symbol
    query = string
    jawab = char
    database
    dbmengalami(gejala)
    dbtdkmengalami(gejala)
    predicates
    penyebab(penyakit)
    go
    mengalami(query,gejala)
    tdkmengalami(query,gejala)
    gejala(gejala)
    clear_fakta2
    simpan(gejala,jawab)
    tanya(query,gejala,jawab)
    go_once
    diagnosa(penyakit)
    solusi(penyakit)
    goal
    clearwindow,
    makewindow(1,7,7," DIAGNOSA PENYAKIT THT ",0,0,24,80),
    go,
    removewindow.

    clauses
    go:-
    go_once,nl,nl,nl,nl,nl,
    write("Ingin mengulang lagi (Y/T) ?"),
    readchar(Jawab),nl,
    clearwindow,
    Jawab = 'y',
    go.
    go_once:-
    diagnosa(_),!,
    save("test.dat"),
    clear_fakta2.
    go_once:-
    write("Maaf penyakit tidak bisa didiagnosa"),nl,
    clear_fakta2.
    mengalami(_,Gejala):-
    dbmengalami(Gejala),!.
    mengalami(Query,Gejala):-
    not(dbtdkmengalami(Gejala)),
    tanya(Query,Gejala,Jawab),
    Jawab='y'.
    tdkmengalami(_,Gejala):-
    dbtdkmengalami(Gejala),!.
    tdkmengalami(Query,Gejala):-
    not(dbmengalami(Gejala)),
    tanya(Query,Gejala,Jawab),
    Jawab='t'.
    tanya(Query,Gejala,Jawab):-
    write(Query),
    readchar(Jawab),
    write(Jawab),nl,
    simpan(Gejala,Jawab).
    simpan(Gejala,'y'):-
    asserta(dbmengalami(Gejala)).
    simpan(Gejala,'t'):-
    asserta(dbtdkmengalami(Gejala)).
    clear_fakta2:-
    retract(dbmengalami(_)),fail.
    clear_fakta2:-
    retract(dbtdkmengalami(_)),fail.
    clear_fakta2.

    /*------------gejala-----------*/

    gejala(Gejala):-
    dbmengalami(Gejala),!.
    gejala(Gejala):-
    dbtdkmengalami(Gejala),!,fail.

    gejala(demam):-
    mengalami("Apakah Anda demam (Y/T)?",demam).
    gejala(sakit_kepala):-
    mengalami("Apakah Anda sakit_kepala (Y/T)?",sakit_kepala).
    gejala(nyeri_bicara_menelan):-
    mengalami("Apakah Anda merasa nyeri pada saat berbicara atau menelan (Y/T)? ",nyeri_bicara_menelan).
    gejala(batuk):-
    mengalami("Apakah Anda batuk (Y/T)? ",batuk).
    gejala(hidung_tersumbat):-
    mengalami("Apakah hidung Anda tersumbat (Y/T)? ",hidung_tersumbat).
    gejala(nyeri_telinga):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami nyeri telinga (Y/T)? ",nyeri_telinga).
    gejala(nyeri_tenggorokan):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami nyeri tenggorokan (Y/T)?",nyeri_tenggorokan).
    gejala(hidung_meler):-
    mengalami("Apakah Anda sering mengeluarkan ingus (meler) (Y/T)? ",hidung_meler).
    gejala(letih_lesu):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami letih dan lesu (Y/T)? ",letih_lesu).
    gejala(mual_muntah):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami mual atau muntah (Y/T)? ",mual_muntah).
    gejala(selaput_lendir_merah):-
    mengalami("Apakah selaput lendir Anda berwarna merah dan bengkak (Y/T)? ",selaput_lendir_merah).
    gejala(benjolan_dileher):-
    mengalami("Apakah ada benjolan di leher Anda (Y/T)? ",benjolan_leher).
    gejala(nyeri_leher):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami nyeri di leher (Y/T)? ",nyeri_leher).
    gejala(getah_bening):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami pembengkakan getah bening (Y/T)? ",getah_bening).
    gejala(pendarahan_hidung):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami pendarahan hidung (Y/T)? ",pendarahan_hidung).
    gejala(suara_serak):-
    mengalami("Apakah suara Anda terasa serak (Y/T)? ",suara_serak).
    gejala(bolamata_bergerak):-
    mengalami("Apakah bola mata Anda bergerak tanpa sadar (Y/T)? ",bolamata_bergerak).
    gejala(dahi_sakit):-
    mengalami("Apakah dahi Anda terasa sakit (Y/T)? ",dahi_sakit).
    gejala(leher_bengkak):-
    mengalami("Apakah leher Anda bengkak (Y/T)? ",leher_bengkak).
    gejala(tuli):-
    mengalami("Apakah ada gejala tuli (Y/T)? ",tuli).
    gejala(tumbuh_dimulut):-
    mengalami("Apakah ada yang tumbuh di mulut Anda (Y/T)? ",tumbuh_dimulut).
    gejala(airliur_menetes):-
    mengalami("Apakah air liur Anda sering menetes (Y/T)?",airliur_menetes).
    gejala(beratbadan_turun):-
    mengalami("Apakah berat badan Anda turun (Y/T)? ",beratbadan_turun).
    gejala(nafas_abnormal):-
    mengalami("Apakah bunyi nafas Anda abnormal (Y/T)? ",nafas_abnormal).
    gejala(infeksi_sinus):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami infeksi sinus (Y/T)? ",infeksi_sinus).
    gejala(nyeri_antara_mata):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami nyeri antara mata (Y/T)? ",nyeri_antara_mata).
    gejala(nyeri_pinggir_hidung):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami nyeri di pinggir hidung (Y/T)? ",nyeri_pinggir_hidung).
    gejala(nyeri_pipi):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami nyeri pipi di bawah mata (Y/T)? ",nyeri_pipi).
    gejala(nyeri_wajah):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami nyeri di wajah (Y/T)? ",nyeri_wajah).
    gejala(perubahan_kulit):-
    mengalami("Apakah kulit Anda mengalami perubahan (Y/T)? ",perubahan_kulit).
    gejala(perubahan_suara):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami perubahan suara (Y/T)? ",perubahan_suara).
    gejala(radang_gendang_telinga):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami radang gendang telinga (Y/T)? ",radang_gendang_telinga).
    gejala(sakit_gigi):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami sakit gigi (Y/T)? ",sakit_gigi).
    gejala(serangan_vertigo):-
    mengalami("Apakah Anda mengalami serangan vertigo (Y/T)? ",serangan_vertigo).
    gejala(telinga_berdenging):-
    mengalami("Apakah telinga Anda berdenging (Y/T)? ",telinga_berdenging).
    gejala(telinga_penuh):-
    mengalami("Apakah telinga Anda terasa penuh (Y/T)? ",telinga_penuh).
    gejala(tenggorokan_gatal):-
    mengalami("Apakah tenggorokan Anda terasa gatal (Y/T)? ",tenggorokan_gatal).
    gejala(tubuh_tak_seimbang):-
    mengalami("Apakah tubuh Anda terasa tak seimbang (Y/T)? ",tubuh_tak_seimbang).

    /* --------------------diagnosa------------------ */

    diagnosa("Tonsilitis"):-
    gejala(demam),
    gejala(sakit_kepala),
    gejala(nyeri_bicara_menelan),
    gejala(batuk),
    gejala(nyeri_tenggorokan),
    gejala(selaput_lendir_merah),
    penyebab("Tonsilitis").
    diagnosa("Sinusitis Maksilaris"):-
    gejala(demam),
    gejala(sakit_kepala),
    gejala(batuk),
    gejala(hidung_tersumbat),
    gejala(hidung_meler),
    gejala(letih_lesu),
    gejala(benjolan_dileher),
    penyebab("Sinusitis Maksilaris").
    diagnosa("Sinusitis Frontalis"):-
    gejala(demam),
    gejala(sakit_kepala),
    gejala(batuk),
    gejala(hidung_tersumbat),
    gejala(hidung_meler),
    gejala(letih_lesu),
    gejala(selaput_lendir_merah),
    gejala(dahi_sakit),
    penyebab("Sinusitis Frontalis").
    diagnosa("Sinusitis Edmoidalis"):-
    gejala(demam),
    gejala(sakit_kepala),
    gejala(batuk),
    gejala(hidung_tersumbat),
    gejala(hidung_meler),
    gejala(letih_lesu),
    gejala(selaput_lendir_merah),
    gejala(nyeri_antara_mata),
    gejala(nyeri_pinggir_hidung),
    gejala(dahi_sakit),
    penyebab("Sinusitis Edmoidalis").
    diagnosa("Sinusitis Sfenoidalis"):-
    gejala(demam),
    gejala(sakit_kepala),
    gejala(batuk),
    gejala(hidung_tersumbat),
    gejala(hidung_meler),
    gejala(letih_lesu),
    gejala(benjolan_dileher),
    gejala(nyeri_leher),
    penyebab("Sinusitis Sfenoidalis").
    diagnosa("Abses Peritonsiler"):-
    gejala(demam),
    gejala(sakit_kepala),
    gejala(nyeri_tenggorokan),
    gejala(getah_bening),
    gejala(suara_serak),
    gejala(benjolan_dileher),
    penyebab("Abses Peritonsiler").
    diagnosa("Faringitis"):-
    gejala(demam),
    gejala(nyeri_bicara_menelan),
    gejala(nyeri_tenggorokan),
    gejala(nyeri_leher),
    gejala(getah_bening),
    penyebab("Faringitis").
    diagnosa("Kanker Laring"):-
    gejala(nyeri_bicara_menelan),
    gejala(batuk),
    gejala(nyeri_tenggorokan),
    gejala(getah_bening),
    gejala(suara_serak),
    penyebab("Kanker Laring").
    diagnosa("Deviasi Septum"):-
    gejala(demam),
    gejala(hidung_tersumbat),
    gejala(nyeri_telinga),
    gejala(pendarahan_hidung),
    penyebab("Deviasi Septum").
    diagnosa("Laringitis"):-
    gejala(demam),
    gejala(nyeri_bicara_menelan),
    gejala(getah_bening),
    gejala(leher_bengkak),
    penyebab("Laringitis").
    diagnosa("Kanker Leher & Kepala"):-
    gejala(nyeri_bicara_menelan),
    gejala(benjolan_leher),
    gejala(pendarahan_hidung),
    penyebab("Kanker Leher & Kepala").
    diagnosa("Otitis Media Akut"):-
    gejala(demam),
    gejala(nyeri_telinga),
    gejala(mual_muntah),
    penyebab("Otitis Media Akut").
    diagnosa("Contact Ulcers"):-
    gejala(nyeri_bicara_menelan),
    gejala(suara_serak),
    penyebab("Contact ulcers").
    diagnosa("Abses Parafaringeal"):-
    gejala(nyeri_bicara_menelan),
    gejala(leher_bengkak),
    penyebab("Abses Parafaringeal").
    diagnosa("Barotitis Media"):-
    gejala(sakit_kepala),
    gejala(nyeri_telinga),
    penyebab("Barotitis Media").
    diagnosa("Kanker Nafasoring"):-
    gejala(hidung_tersumbat),
    gejala(pendarahan_hidung),
    penyebab("Kanker Nafasoring").
    diagnosa("Kanker Tonsil"):-
    gejala(nyeri_tenggorokan),
    gejala(benjolan_dileher),
    penyebab("Kanker Tonsil").
    diagnosa("Neuronitis Vestibularis"):-
    gejala(mual_muntah),
    gejala(bolamata_bergerak),
    penyebab("Neuronitis Vestibularis").
    diagnosa("Meniere"):-
    gejala(nyeri_telinga),
    gejala(mual_muntah),
    penyebab("Meniere").
    diagnosa("Tumor Syaraf Pendengaran"):-
    gejala(sakit_kepala),
    gejala(tuli),
    penyebab("Tumor Syaraf Pendengaran").
    diagnosa("Kanker Leher Metastatik"):-
    gejala(benjolan_dileher),
    penyebab("Kanker Leher Metastatik").
    diagnosa("Osteosklerosis"):-
    gejala(tuli),
    penyebab("Osteosklerosis").
    diagnosa("Vertigo Postular"):-
    gejala(bolamata_bergerak),
    penyebab("Vertigo Postular").

    penyebab("Tonsilitis"):-
    solusi("Tonsilitis").



    penyebab("Sinusitis Frontalis"):-
    solusi("Sinusitis Frontalis").

    penyebab("Sinusitis Edmoidalia"):-
    gejala(nyeri_antara_mata),
    gejala(nyeri_pinggir_hidung),
    solusi("Sinusitis Edmoidalis").
    penyebab("Sinusitis Sfenoidalis"):-
    solusi("Sinusitis Sfenoidalis").
    penyebab("Abses Peritonsiler"):-
    gejala(airliur_menetes),
    solusi("Abses Peritonsiler").
    penyebab("Faringitis"):-
    solusi("Faringitis").
    penyebab("Kanker Laring"):-
    gejala(beratbadan_turun),
    gejala(nafas_abnormal),
    solusi("Kanker Laring").
    penyebab("Deviasi Septum"):-
    gejala(infeksi_sinus),
    gejala(nyeri_wajah),
    solusi("Deviasi Septum").
    penyebab("Laringitis"):-
    gejala(tenggorokan_gatal),
    solusi("Laringitis").
    penyebab("Kanker Leher & Kepala"):-
    gejala(tumbuh_dimulut),
    gejala(perubahan_kulit),
    gejala(perubahan_suara),
    solusi("Kanker Leher & Kepala").
    penyebab("Otitis Media Akut"):-
    gejala(radang_gendang_telinga),
    solusi("Otitis Media Akut").
    penyebab("Contact Ulcers"):-
    solusi("Contact Ulcers").
    penyebab("Abses Parafaringeal"):-
    solusi("Abses Parafaringeal").
    penyebab("Barotitis Media"):-
    solusi("Barotitis Media").
    penyebab("Kanker Nafasoring"):-
    solusi("Kanker Nafasoring").
    penyebab("Kanker Tonsil"):-
    solusi("Kanker Tonsil").
    penyebab("Neuronitis Vestibularis"):-
    solusi("Neuronitis Vestibularis").
    penyebab("Meniere"):-
    gejala(serangan_vertigo),
    gejala(telinga_penuh),
    solusi("Meniere").
    penyebab("Tumor Syaraf Pendengaran"):-
    gejala(tubuh_tak_seimbang),
    solusi("Tumor Syaraf Pendengaran").
    penyebab("Kanker Leher Metastatik"):-
    solusi("Kanker Leher Metastatik").
    penyebab("Osteosklerosis"):-
    gejala(telinga_berdenging),
    solusi("Osteosklerosis").
    penyebab("Vertigo Postular"):-
    solusi("Vertigo Postular").

    solusi(Penyakit):-
    upper_lower(BPenyakit,Penyakit),nl,nl,nl,
    write(" Penyakit Anda adalah ",BPenyakit),nl.
    Kamis, 02 Februari 2012
    Posted by Trigger
    Tag :

    UAS TMM Prepare

    1.defenisi multimedia beserta karakteristiknya.?
    Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi

    2.N bisa memperkirakan berapa kapasitas file gambar, audio maupun video.Misal, ada gambar resolusi 800 x 600 pixel dengan bit-depth 8 bit... kira-kira berapa KB ya kapasitas filenya ???
    800 x 600 x 8 =3840000 byte 3840000byte/ 8 =480000byte= 468,75KB
    dimana
    1 MByte (Mega Byte) = 1024 KByte (Kilo Byte) = 1048576 Byte = 8388608 bit

    1 KByte (Kilo Byte) = 1024 Byte = 8192 bit

    1 Byte = 8 bit

    3.Komputer harus dilengkapi dengan berbagai perangkat untuk mendukung multimedia, misal perngkat capture sound, capture video, dll. Harusnya tau perangkat-perangkat tersebut (walaupun belum pernah pake ^_^ )?
    microphone,kamera digital,scanner,

    4.Terkadang saat memperoleh suatu file audio atau video, file tersebut tidak dapat diakses pada komputer tertentu. Kenapa ya??? Ada yang bilang CODEC nya ngga sesuai... emang tu CODEC apaan ???
    Codec adalah singkatan dari Code-Decoder (sebagian menyebutnya Compressor-Decompressor) dan digunakan untuk menjelaskan segala sesuatu yang mengubah data kedalam bentuk lain untuk disimpan atau transimisi, dan mengubahnya kembali agar dapat digunakan.

    5.Di akhir mata kuliah ada penugasan baik presentasi kelompok untuk membahas jurnal penelitian multimedia, serta penugasan mandiri untuk membuat produk multimedia. Apa anda bisa menjelaskan tugas yang anda kerjakan tersebut????
    Sabtu, 28 Januari 2012
    Posted by Trigger

    Perintah MySQL

    SQL DASAR

    Membuat database baru.
    Membuat table baru.
    Type column
    Indexes dan Keys
    Manipulasi data.
    Inserting
    Retrieving
    Updateing
    Deleting
    Mengubah table.

    1. Membuat Database Baru

    Menampilkan database

    mysql> SHOW DATABASES;

    Membuat database

    mysql> CREATE DATABASE [Nama databasemu];

    Menggunakan database

    mysql> USE [Nama databasemu];

    Menghapus database

    mysql> DROP DATABASE [Nama databasemu];

    2. Membuat Table Baru

    Menampilkan table

    mysql> SHOW TABLES FROM [Nama databasemu];

    Membuat table

    mysql> CREATE TABLE [Nama tablemu] ( [nama column] [type column], [...]);

    Contohnya:

    mysql> CREATE TABLE anggota ( ID int(100), Nama varchar(255));

    Menampilkan column

    mysql> SHOW COLUMNS FROM [Nama tablemu];

    Menghapus table

    mysql> DROP TABLE [Nama tablemu];

    Type column yang umum digunakan dalam MySQL:

    Type String
    char
    varchar
    text
    blob
    Type Numeric
    int
    tinyint
    int zerofill
    int not null
    float
    double
    decimal

    Menambahkan Indexing dan Keys kedalam Table:

    mysql> ALTER TABLE [Nama tablemu] ADD INDEX ([Nama column yang ingin diberikan index]);

    Contohnya:

    mysql> ALTER TABLE anggota ADD INDEX (Nama);

    mysql> CREATE TABLE [Nama tablemu] ( [nama column] [type column], [...],PRIMARY KEY ([nama column yang ingin diberikan key]));

    Contohnya:

    mysql> CREATE TABLE anggota ( ID int(100), Nama varchar(255),PRIMARY KEY (ID));

    3. Manipulasi Data

    Memasukan data

    mysql> INSERT INTO [Nama tablemu] ([Nama column]) VALUES ([Isi/Nilai column]);

    Contohnya:

    mysql> INSERT INTO anggota (ID, Nama) VALUES (1,”Yustian”);

    Mengupdate data

    mysql> UPDATE [Nama tablemu] SET [Nama column]=[Isi/Nilai column] WHERE [Kondisi yang data diinginkan];

    Contohnya:

    mysql> UPDATE anggota SET Nama=“Yustian” WHERE ID=1;

    Menghapus data

    mysql> DELETE FROM [Nama tablemu] WHERE [Kondisi yang data diinginkan];

    Contohnya:

    mysql> DELETE FROM anggota WHERE ID=1;

    4. Mengubah Table

    Mengganti nama table

    mysql> ALTER TABLE [Nama tablemu] RENAME [Nama yang baru];

    Contohnya:

    mysql> ALTER TABLE anggota RENAME anggotaku;

    Menambah column ke dalam table

    mysql> ALTER TABLE [Nama tablemu] ADD [nama column] [type column], [...];

    Contohnya:

    mysql> ALTER TABLE anggota ADD Nama char(100);

    Menghapus column

    mysql> ALTER TABLE [Nama tablemu] DROP [nama column];

    Contohnya:

    mysql> ALTER TABLE anggota DROP Nama;

    Mengganti nama dan type column

    mysql> ALTER TABLE [Nama tablemu] CHANGE [nama column] [Nama column yang baru] [type column], [...];

    Contohnya:

    mysql> ALTER TABLE anggota CHANGE Nama Username varchar(255);
    Jumat, 20 Januari 2012
    Posted by Trigger

    ASCI CODE

    ASCII Table


    Extended ASCII Codes


    Selasa, 17 Januari 2012
    Posted by Trigger

    Berkurangnya Memory RAM

    Mengapa memori RAM yang terinstall pada sebuah notebook atau netbook besarnya tidak sama dengan yang tertera dalam system memori laptop tersebut serasa aneh bukan? Contohnya, sebuah laptop dengan RAM terinstall sebesar 4 GB hanya terbaca sebagai 3,120 MB di memori sistem. Pasti kita bingung dan menyangka ada memori yang ‘hilang’ atau mengira bahwa ternyata memori yang ada tidak sama dengan yang tertera pada Name Plate Notebook. Mengapa demikian ada beberapa penjelasan untuk hal ini:
    1. Kapasitas maksimum RAM dalam sebuah PC. Notebook atau netbook memiliki limit support RAM yang berbeda-beda dan hanya bisa diinstal atau diupgrade sesuai dengan spesifikasi yang tertera, tidak bisa melebihi jumlah maksimum yang disupport. Misalnya, RAM 4GB diinstal pada laptop yang hanya mensupport RAM sebesar 2 GB. Tentu memori sebesar 2GB sisanya tidak akan terbaca.
    2. VGA dengan shared memory. Jika RAM tidak melebihi kapasitas yang disupport oleh motherboard dan OS-nya mendukung, maka saat dicek di System Properties, akan terbaca sama dengan RAM yang terpasang. Namun bila VGA yang terpasang di notebook adalah VGA dengan shared memory, maka kapasitas RAM yang bisa dipakai tetap menjadi berkurang.
    3. Batasan dari OS yang berjalan dalam versi tertentu. Setiap OS Windows punya beberapa versi. Masing-masing versinya memiliki batasan physical memory. Contoh: batas physical memory untuk Windows 7 versi 32bit adalah 4GB. Namun, dari jumlah ini, tidak dapat digunakan seluruhnya karena sisanya dipakai oleh hardware lain (misalnya VGA atau PCI bus .
    Untuk Windows 7 versi 64bit  pun memiliki limit yang berbeda-beda tergantung edisi Windows 7 yang di install. Berikut daftarnya lengkapnya:


    Sudah taukan mengapa RAM yang terpasang dan yang terbaca pada OS berbeda?
    Jumat, 13 Januari 2012
    Posted by Trigger
    Tag :

    Nomor Pin Konektor

    *******************************************************************************                                
                          CONNECTOR PIN NUMBERING
    *******************************************************************************
                       
                          STANDARD PC MOTHERBOARD CONNECTORS
                                                               
                  Main Board (System PCB) Standard DC Power Connector(s)
                         
                              O   Y         
                              r   e   B B   B B W 
                              a   l B l l   l l h 
                              n R l l a a   a a i R R R
                              g e o u c c   c c t e e e
                              e d w e k k   k k e d d d
                              ___________   ____________
                              |          |  |          |
                              |    P8    |  |    P9    |
                              |          |  |          |
                              -----------   -----------
                   Wire Color                              Assignment
     
                     Black -------------------------------  Ground
                     Orange -------------------------- Power Good (+5V DC)
                      Red ---------------------------------- +5 VDC
                     White --------------------------------- -5 VDC
                     Yellow ------------------------------- +12 VDC
                      Blue -------------------------------- -12 VDC
     
        Note!! When installing the P8/P9 connector be sure that the four
        black wires are adjacent to each other in the center of the connector.
          The Red and Orange wires are on the outside edge of the connector.
     
                             Peripheral DC Power Connector
     
                                             Y
                                         B B e
                                         l l l
                                       R a a l
                                       e c c o
                                       d k k w
     
                   Wire Color                          Assignment
     
                      Red ------------------------------- +5 VDC
                     Black ------------------------------ Ground
                     Yellow ----------------------------- +12 VDC
     
                IBM AT 101 KEY (ENHANCED) KEYBOARD 5 PIN DIN CONNECTOR
     
       Male End         PIN                                    SIGNAL                Female End
                        1 ---------------------------------- KBDCLK (clock)          
     1         3        2 ---------------------------------- KBDAT  (data)           3         1
       4     5          3 ---------------------------------- KBRST  (reset,not used)   5     4
          2             4 ---------------------------------- GND                          2
                        5 ---------------------------------- VCC    (+5V)
     
                      IBM PS/2 KEYBOARD 6 PIN MINI-DIN CONNECTOR
         
       Male End         PIN                                  SIGNAL                 Female End
        5 H 6           1 -------------------------------- KBDAT (data)                6 H 5
       3     4          2 -------------------------------- not used                   4     3
        1   2           3 -------------------------------- GND                          2  1
                        4 -------------------------------- VCC   (+5v)
                        5 -------------------------------- KBCLK (clock)
                        6 -------------------------------- not used
    Kamis, 12 Januari 2012
    Posted by Trigger
    Tag :

    Posting Awal

    Awalnya dari sebuah iseng-iseng sambil belajar ngetik di MS OFFICE 2007, kalo di hitung-hitung terus-terusan simpan file di hardisk yang minim repot penuh dengan file-file yang gak jelas. Jadi berpikir untuk membuat sebuah blog untuk ketikan (belajar Ngetik)...
    Posted by Trigger

    Observasi (Skripsi)

    Observasi adalah metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung atau peninjauan secara cermat dan langsung di lapangan atau lokasi penelitian. Dalam hal ini, peneliti dengan berpedoman kepada desain penelitiannya perlu mengunjungi lokasi penelitian untuk mengamati langsung berbagai hal atau kondisi yang ada di lapangan. Penemuan ilmu pengetahuan selalu dimulai dengan observasi dan kembali kepada observasi untuk membuktikan kebenaran ilmu pengetahuan tersebut.

    1. Tujuan Observasi
    Dengan observasi kita dapat memperoleh gambaran tentang kehidupan sosial yang sukar untuk diketahui dengan metode lainnya. Observasi dilakukan untuk menjajaki sehingga berfungsi eksploitasi. Dari hasil observasi kita akan memperoleh gambaran yang jelas tentang masalahnya dan mungkin petunjuk-petunjuk tentang cara pemecahannya. Jadi, jelas bahwa tujuan observasi adalah untuk memperoleh berbagai data konkret secara langsung di lapangan atau tempat penelitian.

    2. Jenis-jenis Observasi
    Berdasarkan pelaksanaan, observasi dapat dibagi dalam dua jenis, yaitu observasi partisipasi dan observasi non partisipasi.

    a. Observasi partisipasi
    Observasi partisipasi adalah observasi yang melibatkan peneliti atau observer secara langsung dalam kegiatan pengamatan di lapangan. Jadi, peneliti bertindak sebagai observer, artinya peneliti merupakan bagian dari kelompokyang ditelitinya. Keuntungan cara ini adalah peneliti merupakan bagian yang integral dari situasi yang dipelajarinya sehingga kehadirannya tidak memengaruhi situasi penelitian. Kelemahannya, yaitu ada kecenderungan peneliti terlampau terlibat dalam situasi itu sehingga proseduryang berikutnya tidak mudah dicek kebenarannya oleh peneliti lain.

    b. Observasi non partisipasi
    Observasi non partisipasi adalah observasi yang dalam pelaksanaannya tidak melibatkan peneliti sebagai partisipasi atau kelompok yang diteliti. Cara ini banyak dilakukan pada saat ini. Kelemahan cara ini antara lain kehadiran pengamat dapat memengaruhi sikap dan perilaku orang yang diamatinya.

    3. Instrumen yang Digunakan dalam Melakukan Observasi
    Instrumen yang digunakan dalam melakukan observasi, yaitu checklist, rating scale, anecdotal record, catatan berkala, dan mechanical device.
    a. Check list, merupakan suatu daftar yang berisikan nama-nama responden dan faktor- faktor yang akan diamati.
    b. Rating scale, merupakan instrumen untuk mencatat gejala menurut tingkatan- tingkatannya.
    c. Anecdotal record, merupakan catatan yang dibuat oleh peneliti mengenai kelakuan-kelakuan luar biasa yang ditampilkan oleh responden.
    d. Mechanical device, merupakan alat mekanik yang digunakan untuk memotret peristiwa- peristiwa tertentu yang ditampilkan oleh responden.

    4. Keuntungan dan Kelemahan Penggunaan Observasi dalam Pengumpulan Data
    a. Kelebihan observasi
    Kelebihan dari observasi, antara lain:
    1. Pengamat mempunyai kemungkinan untuk langsung mencatat hal-hal, perilaku pertumbuhan, dan sebagainya, sewaktu kejadian tersebut masih berlaku, atau sewaktu perilaku sedang terjadi sehingga pengamat tidak menggantungkan data-data dari ingatan seseorang.
    2. Pengamat dapat memperoleh data dan subjek, baik dengan berkomunikasi verbal ataupun tidak, misalnya dalam melakukan penelitian. Sering subjek tidak mau berkomunikasi secara verbal dengan peneliti karena takut, tidak punya waktu atau enggan. Namun, hal ini dapat diatasi dengan adanya pengamatan (observasi) langsung.

    b. Kelemahan observasi
    Kelemahan dari observasi, antara lain:
    1. Memerlukan waktu yang relatif lama untuk memperoleh pengamatan langsung terhadap satu kejadian, misalnya adat penguburan suku Toraja dalam peristiwa ritual kematian, maka seorang peneliti harus menunggu adanya upacara adat tersebut.
    2. Pengamat biasanya tidak dapat melakukan terhadap suatu fenomena yang berlangsung lama, contohnya kita ingin mengamati fenomena perubahan suatu masyarakat tradisional menjadi masyarakat modern akan sulit atau tidak mungkin dilakukan.
    3. Adanya kegiatan-kegiatan yang tidak mungkin diamati, misalnya kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan hal-hal yang sifatnya pribadi, seperti kita ingin mengetahui perilaku anak saat orang tua sedang bertengkar, kita tidak mungkin melakukan pengamatan langsung terhadap konflik keluarga tersebut karena kurang jelas.

    5. Langkah-langkah dalam Observasi
    Langkah-langkah dalam melakukan observasi adalah sebagai berikut.
    a. Harus diketahui di mana observasi itu dapat dilakukan.
    b. Harus ditentukan dengan pasti siapa saja yang akan diobservasi.
    c. Harus diketahui dengan jelas data-data apa saja yang diperlukan.
    d. Harus diketahui bagaimana cara mengumpulkan data agar berjalan mudah dan lancar.
    e. Harus diketahui tentang cara mencatat hasi! observasi, seperti telah menyediakan buku catatan, kamera, tape recorder, dan alat-alat tulis lainnya.

    6. Beberapa Hal yang Menjadi Bahan Pengamatan
    Hal-hal yang biasanya menjadi pengamatan seorang peneliti yang menggunakan metode pengamatan adalah sebagai berikut.
    a. Pelaku atau partisipan, menyangkut siapa saja yang terlibat dalam kegiatan yang diamati, apa status mereka, bagaimana hubungan mereka dengan kegiatan tersebut, bagaimana kedudukan mereka dalam masyarakat atau budaya tempat kegiatan tersebut, kegiatan menyangkut apa yang dilakukan oleh partisipan, apa yang mendorong mereka melakukannya, bagaimana bentuk kegiatan tersebut, serta akibat dari kegiatan tersebut.
    b. Tujuan, menyangkut apa yang diharapkan partisipan dari kegiatan atau peristiwa yang diamati.
    c. Perasaan, menyangkut ungkapan-ungkapan emosi partisipan, baik itu dalam bentuk tindakan, ucapan, ekspresi muka, atau gerak tubuh.
    d. Ruang atau tempat, menyangkut lokasi dari peristiwa yang diamati serta pandangan para partisipan tentang waktu.
    e. Waktu, menyangkut jangka waktu kegiatan atau peristiwa yang diamati serta pandangan para partisipan tentang waktu.
    f. Benda atau alat, menyangkut jenis, bentuk, bahan, dan kegunaan benda atau alat yang dipakai pada saat kegiatan berlangsung.
    g. Peristiwa, menyangkut kejadian-kejadian lain yang terjadi bersamaan atau seiring dengan kegiatan yang diamati.

    7. Bentuk-bentuk Metode Pengamatan
    Berdasarkan keterlibatan penelitinya, metode pangamatan dibedakan sebagai berikut.
    a. Pengamatan biasa
    Pada pengamatan biasa, pengamat merupakan orang yang sepenuhnya melakukan pengamatan (complete observer), la tidak memiliki keterlibatan apa pun dengan pelaku yang menjadi objek penelitian.
    b. Pengamatan terkendali (controlled observation)
    Dalam pengamatan terkendali, pengamat juga sepenuhnya melakukan pengamatan. la tidak memiliki hubungan apa pun dengan objek (pelaku) yang diamatinya. Akan tetapi, berbeda dengan pengamatan biasa pada pengamatan terkendali orang yang menjadi sasaran penelitian ditempatkan dalam suatu ruangan yang dapat diamati oleh peneliti. Dalam lingkungan yang terbatas tersebut, pengamat mengadakan berbagai percobaan atas diri para sasaran penelitian.
    Pengamatan terkendali umumnya dikembangkan untuk meningkatkan ketepatan dalam melaporkan hasil pengamatan dan biasanya banyak digunakan dalam penelitian yang mengkhususkan perhatian pada usaha mengetahui sebanyak mungkin sifat kelompok kecil.
    c. Pengamatan terlibat (participant observation)
    Pengamatan terlibat merupakan jenis pengamatan yang paling sering digunakan dalam penelitian antropologi khususnya etnografi. Metode semacam ini dalam bahasa Jerman disebut juga verstehen, yaitu suatu metode yang memungkinkan terjadinya keterlibatan seorang peneliti pada masyarakat yang dijadikan objek penelitiannya.
    Dalam pengamatan terlibat, pengamat ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang diamati. Caranya peneliti datang ke lokasi penelitian, tinggal di tempat tersebut untuk jangka waktu tertentu, mempelajari bahasa, atau dialek setempat, kemudian berpartisipasi dalam kehidupan sehari-hari sambil melakukan pengamatan.
    Berdasarkan tingkat keterlibatan penelitinya, pengamatan terlibat dibedakan sebagai berikut.

    1. Pengamat sepenuhnya terlibat (completeparticipation)Pada pengamatan jenis ini, pengamat
    sepenuhnya terlibat sehingga pelaku yangmenjadi objek penelitian tidak mengetahui bahwa mereka sedang diamati.
    2. Pengamat berperan sebagai peserta (observeras participant)
    Pada pengamatan jenis ini, keterlibatan pengamat dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan objekyang diteliti masih ada. Namun, keterlibatan ini bersifat sangat terbatas karena pengamat berada di tempat penelitian hanya untuk jangka pendek. Dibandingkan dengan pengamatan penuh, pengamatan jenis ini jelas relatif lebih mudah dan lebih cepat dilakukan.
    3. Pengamat berperan sebagai pengamat (complete participant as observer).
    Pada pengamatan jenis ini, status pengamat selaku peneliti diketahui para pelaku yang menjadi objek penelitian.
    Selain berdasarkan tingkat keterlibatan penelitinya, metode pengamatan juga dibagi berdasarkan cara pengamatan yang dilakukan seperti berikut ini.
    a. Pengamatan tidak berstruktur
    Pada pengamatan yang tidak berstruktur, tidak ada suatu ketentuan mengenai apa yang harus diamati oleh pengamat. Sebelum mulai mengumpulkan data, pengamatnya tidak mempunyai format pencatatan atau ketentuan baku tentang cara-cara pencatatan hasil pengamatan.
    Pengamatan yang tidak berstruktur sering digunakan dalam penelitian-penelitian antropologi ataupun dalam penelitian yang sifatnya eksploratori.
    b. Pengamatan berstruktur
    Pada pengamatan berstruktur, apa yang hendak diamati telah direncanakan oleh peneliti secara sistematis, sehingga isi pengamatan lebih sempit dan lebih terarah dibanding isi pengamatan yang tidak berstruktur. Dalam mengumpulkan data, peneliti berpedoman kepada format pencatatan atau ketentuan baku yang telah ditetapkan sebelumnya.

    8. Alat-alat Pengamatan
    Untuk menambah ketepatan pengamatan, selain dilengkapi dengan alat-alat untuk mencatat, biasanya peneliti juga dilengkapi dengan alat-alat sebagai berikut.
    a. Tape recorder, untuk merekam pembicaraan.
    b. Kamera, untuk merekam berbagai kegiatan secara visual.
    c. Film atau video, untuk merekam kegiatan objek penelitian secara audio-visual.
    d. Buku dan pulpen, untuk mencatat hasil penelitian.
    Seorang pengamat tentu saja tidak harus menggunakan seluruh peralatan di atas. Penggunaan alat-alat tersebut disesuaikan dengan kebutuhan penelitian dan kemampuan peneliti.

    9. Prinsip-prinsip Pengamatan
    Untuk memperoleh hasil yang baik, seseorang yang hendak melakukan pengamatan sebaiknya memerhatikan prinsip-prinsip pengamatan sebagai berikut.
    a. Pengamatan sebagai suatu cara pengumpulan data harus dilakukan secara cermat, jujur, dan objektif serta terfokus pada objek yang diteliti.
    b. Dalam menentukan objek yang hendak diamati, seorang pengamat harus mengingat bahwa makin banyak objek yang diamati, makin sulit pengamatan dilakukan dan makin tidak teliti hasilnya.
    c. Sebelum pengamatan dilaksanakan, pengamat sebaiknya menentukan cara dan prosedur pengamatan.
    d. Agar pengamatan lancar, pengamat perlu memahami apa yang hendak dicatat serta bagaimana membuat catatan atas hasil pengamatan yang terkumpul.
    Senin, 02 Januari 2012
    Posted by Trigger
    Tag :

    Popular Post

    Blogger templates

    Labels

    Pages

    G-Ardunoid. Diberdayakan oleh Blogger.

    Follower

    - Copyright © WorldPressure -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -